Elektrifikasi transportasi sedang berkembang dari model konsumsi energi pasif menjadi ekosistem distribusi energi aktif.Pengisi daya On-Board Bi-directional (Bi-OBC)memungkinkan aliran daya tidak hanya dari jaringan ke baterai (G2V), tetapi juga dari baterai kembali ke beban eksternal (V2L) atau jaringan utilitas (V2G).teknologi bidirectional merupakan nilai tambah yang signifikan.
| Mode | Aliran Energi | Kasus Penggunaan Utama |
|---|---|---|
| G2V(Grid-to-Vehicle) | Grid → Baterai EV | Pengisian Baterai Standar |
| V2L(Kendaraan untuk memuat) | Baterai EV → AC Power Output | Pemanfaatan alat, peralatan, atau peralatan di lokasi |
| V2G(Kendaraan-ke-Grid) | Baterai EV → Jaringan utilitas | Pengimbangan grid, pemotongan puncak, dan monetisasi energi |
Untuk kru konstruksi, armada pemeliharaan utilitas, dan kendaraan layanan jarak jauh, akses ke listrik jaringan seringkali terbatas.Sebuah OBC bidirectional memungkinkan baterai traksi kapasitas tinggi untuk ganda sebagai diamAlat-alat listrik berat, pencahayaan darurat, dan peralatan diagnostik dapat disambungkan langsung ke outlet AC kendaraan.menghilangkan kebutuhan untuk generator diesel yang bising.
Perahu listrik dan kapal pesiar sangat mendapat manfaat dari konversi daya bidirectional. Ketika berlabuh, Bi-OBC mengisi baterai propulsi kapal melalui daya pantai.Sistem mengubah energi baterai kembali menjadi daya AC 110V/230V tetap untuk mengoperasikan sistem HVAC di atas kapal, peralatan navigasi, dan peralatan dapur tanpa menjalankan generator bantu.
Operator armada komersial dengan waktu kosong yang dapat diprediksi dapat memanfaatkan teknologi V2G.Manajer armada dapat menghasilkan pendapatan tambahan dan mengurangi total total biaya kepemilikan (TCO) secara keseluruhan.
OBC dua arah mengubah kendaraan listrik dan kapal menjadi aset energi serbaguna.OEM yang menggabungkan fungsi V2L dan V2G mendapatkan keunggulan kompetitif yang menarik di pasar komersial dan maritim.